Saturday, August 27, 2016

Glamping Cantik di Sari Ater Hotel, Lembang



Suami saya, Willy, adalah pecinta alam semasa kuliah. Berbeda banget dengan saya yang sangat anak kota dan mall. Semenjak mempunyai anak, Willy selalu antusias mengajak saya dan anak-anak untuk berkemah di alam terbuka. Namun sebagai seorang kaum urban sejati, membayangkan harus memasang kemah, memasak ditrangia, tidak ada listrik, tidak mandi apalagi buang air di alam terbuka….arghhh itu sungguh suatu petualangan yang tak menggoda buat saya. Belum membayangkan bagaimana kalau hujan dan ada binatang yang melata. Okeee…stop disini khayalannya X_X


Glamping merupakan solusi buat Willy dan saya untuk tetap bisa mengajak anak-anak ke alam terbuka tetapi tidak perlu khawatir akan tetek bengeknya. Saya tidak perlu khawatir harus memasak ditrangia *sebenarnya sih karena saya gak bisa masak hehehe* , tidak perlu takut kehujanan dan yang terpenting saya dan anak-anak tetap bisa mandi juga buang air di kamar mandi. 

Untuk yang baru mengenal kata glamping, glamping berasal dari gabungan kata glamourous dan camping yang bisa berarti berkemah (camping) dengan cara yang lebih mewah. Cara yang lebih mewah yang dimaksud yaitu kita tidak perlu repot-repot mempersiapkan perlengkapan berkemah seperti tenda, membuat api unggun, atau membawa sleeping bag. Anda tidak perlu khawatir jika ingin mandi atau buang air karena sudah disediakan kamar mandi. Bahkan beberapa tempat glamping mempunyai fasilitas sangat mewah yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Kita hanya perlu membawa baju ganti dan kebutuhan pribadi.
Suasana Saat hujan

Kesempatan kami untuk glamping akhirnya muncul saat mudik lebaran ke Bandung. Setelah lebaran usai, kami mulai bingung mau melakukan aktivitas apa untuk menghabiskan liburan. Rasanya tidak tertarik main ke mall ataupun tempat-tempat wisata lainnya karena akan penuh sesak seperti ikan sarden. Akhirnya saya iseng-iseng mencoba menelpon Sari Ater Hotel, Lembang untuk menanyakan apakah glampingnya masih tersedia dan kebetulan tersisa 1 tenda keluarga. Alhamdulillah…Rejeki istri soleha *Amiiin . 

Sari Ater hotel menjadi pilihan saya untuk glamping karena harganya yang terjangkau, fasilitas yang lengkap, ada kolam renang air panas alami (natural hot spring), mini outbound dan juga banyaknya permainan yang disediakan. Dan satu hal yang pasti tidak perlu kita khawatirkan yaitu listrik. Selain glamping, Sari Ater Hotel juga menyediakan kamar-kamar hotel atau bungalow bagi yang membutuhkan. Jadi anda bisa menyesuaikan penginapan sesuai kebutuhan anda. Harga glamping di Sari Ater bervariasi dari Rp 865.000 – Rp 2.600.000

Tampak belakang glamping Sari Ater hotel
Akhirnya kami sekeluarga pergi glamping di Sari Ater Hotel bersama ibu mertua dan juga keluarga adik ipar. Saya memesan tenda Rajawali yang merupakan tenda terbesar karena keluarga kami cukup banyak. Total ada 8 orang dewasa dan 3 anak-anak yang ikut. Letak tenda Rajawali di ujung kompleks perkemahan sehingga jarang dilewati pengunjung lainnya. Kita bisa memandang hamparan gunung dan sungai kecil dari tenda. Tenda rajawali mempunyai kapasitas 8 orang. Fasilitas yang diberikan:
·     4 tempat tidur spring bed + selimut
·     4 tempat tidur tentara (veld bed) + sleeping bag
·     Ruang duduk + televisi
·     Meja makan + kulkas
·     2 toilet + 1 kamar mandi shower air panas/dingin pribadi
·     Sarapan pagi
·     Alat barbeque 
·     Gratis masuk ke area rekreasi
·     Gratis kolam air panas alami (Thermal bathing pool)



Saya belum pernah pergi ke Sari Ater hotel sehingga tidak berharap banyak. Namun semuanya jauh melebihi harapan saya. Tendanya terbuat dari tenda peleton seperti yang biasa dipakai oleh ABRI sehingga langit-langitnya menjadi tinggi. Kita tidak perlu bungkuk-bungkuk untuk masuk ke dalam tenda. Kitapun tidak perlu khawatir akan kehujanan karena diatas tenda ada atap yang terbuat dari kayu. 

Kamar mandi
Ruang duduk dan makan yang terletak diantara 2 tenda sangat nyaman untuk bercengkerama bersama keluarga atau teman. Yang paling membuat saya kagum adalah kamar mandi dan toiletnya. Kamar mandi dan toiletnya dibuat terpisah sehingga memudahkan untuk orang banyak yang ingin menunaikan hajatnya. Letaknyapun tidak jauh dari tenda sehingga kita tidak perlu khawatir saat ingin ke toilet di malam hari. Tenda dan kamar mandinya juga sangat bersih. Cocok untuk pecinta kebersihan.

Welcome snack+drink dan jagung bakar
Kami disambut oleh welcome snack dan drink berupa ubi goreng juga bandrek. Merupakan kenikmatan tersendiri menyantap ubi goreng hangat ditemani secangkir bandrek di udara yang dingin. Almira dan Jibran tanpa ba bi bu lagi langsung lari ke lapangan yang terletak di depan tenda kami. Mereka sangat senang karena bisa bebas berlari dan bermain. Bundanya juga senang karena mereka bisa menyalurkan energi tanpa perlu terlalu khawatir akan keamanan mereka. 

Thermal pool
Malam harinya, kami menikmati makan malam sambil barbeque dilanjutkan berenang di kolam air panas alami (Thermal bathing pool). Kolam renang ini khusus untuk penghuni perkemahan sehingga tidak terlalu ramai. Tidak ada pengguna lain saat kami berenang sehingga terasa seperti kolam renang milik pribadi. Rasanya sangat nikmat berendam di kolam air panas saat badan pegal-pegal di cuaca yang dingin. Saya jadi teringat kolam air panas (onsen) yang banyak muncul di drama-drama korea. Siapa tau berikutnya saya bisa merasakan onsen langsung di korea *Amiiin yang kencang* Tidak lengkap rasanya jika berkemah tanpa api unggun jadi malam itu kami tutup dengan duduk dan menghangatkan badan di depan api unggun. Sayangnya kami lupa bawa marshmallow jadi kami tidak bisa memanggang marshmallow di api unggun.

Pagi harinya….rencana untuk kembali berendam di kolam air panas gagal total. Semuanya lebih suka kembali meringkuk di tempat tidur setelah shalat subuh. Sekitar jam 8 pagi baru kami putuskan untuk sarapan pagi di ruang makan bersama. Sarapan yang disediakan cukup banyak variasinya. Ada nasi goreng, bihun goreng, sosis, roti tawar dengan berbagai macam pilihan selai, berbagai macam bubur dan buah potong. Kita bisa bebas makan sepuasnya asal jangan sampai mubazir yaa. 

Almira dan jibran langsung meminta untuk naik kuda saat melihat beberapa kuda bersama kusirnya di dekat tempat sarapan. Akhirnya kedua keponakan bersama suami menemani Almira dan Jibran naik kuda keliling daerah perkemahan. Mereka terlihat bersemangat karena bisa naik kuda walaupun sehari sebelumnya sempat naik kuda juga.

Kami memutuskan untuk mencoba permainan ATV setelah merapikan barang-barang bawaan di mobil sehingga tidak perlu buru-buru untuk kembali ke tenda untuk check out. Permainan ATVnya di bagi untuk anak-anak dan dewasa dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Untuk anak-anak dibawah 5 tahun bisa bermain ATV berdua pendamping. Saya dan suamipun bergantian membawa Almira dan Jibran. Jibran terlihat lebih semangat untuk bermain ATV bahkan minta tambah walaupun jatah 3 putarannya sudah habis. Masih banyak pilihan permainan lainnya seperti arung jeram, panahan, mancing dan lain-lain. Sayangnya karena waktunya terbatas membuat kami tidak bisa mencoba permainan itu semua

Daftar Harga Permainan per Juli 2016
Sore harinya, kami berencana ke curug atau air terjun kecil namun ternyata kami salah pengertian. Yang dimaksud curug disini bukan air terjun alami tapi air terjun buatan yang airnya panas alami. Walaupun sedikit kecewa karena berharapnya air terjun alami tapi seru juga merendam kaki di air terjun buatan itu. Sebelum pulang, Kami sempat berkeliling kompleks Sari ater yang sangat besar dengan menggunakan delman. Tak lupa sambil menyanyikan lagu…”Pada hari minggu kuturut ayah ke kota, naik delman istimewa ku duduk di depan, *oke kayaknya cukup segitu…sebelum pembaca kabur mendengar suara cempreng saya wkkakaka”

Semalam menginap di Sari ater rasanya sangat kurang. Alangkah baiknya jika bisa bermalam 2 malam sehingga bisa mencoba semua permainan dan fasilitas yang ada. Kalaupun anda tidak bisa bermalam 2 malam, sebaiknya berangkat sepagi mungkin dari kota bandung. Anda jadi punya banyak waktu dan juga bisa menghindari macet. Anda bisa mencoba jalur lain tanpa perlu masuk ke kota Bandung jika anda datang dari kota Jakarta dan sekitarnya. Cukup gunakan aplikasi waze atau google map untuk memandu anda.

Menurut pendapat saya, Glamping di Sari ater Hotel cocok banget untuk orang yang mau coba-coba camping tapi tidak mau suasana camping yang terlalu ekstrim atau orang yang ingin mengenalkan alam terbuka untuk anak-anak tapi masih menginginkan rasa nyaman seperti di rumah. Orang tua yang mempunyai anak kecil yang masih toilet training tapi mau mencoba ‘rasa’ camping juga cocok banget karena letak kamar mandi yang dekat jadi tidak perlu khawatir terjadi “kecelakaan’ selama camping.

Tips glamping di Sari ater Hotel:
1.  Pesan jauh hari sebelumnya sehingga anda bisa memilih lokasi tenda yang terbaik
2.  Jika anda hanya keluarga kecil tetapi ingin pemandangan sungai, anda bisa memilih tenda Rusa no 1-4
3.  Tenda Rajawali dan Elang cocok untuk pergi bersama keluarga dekat ataupun teman-teman karena tendanya bisa memuat orang banyak
4.  Berangkat sepagi mungkin agar anda bisa lebih lama menikmati suasana di camping park
5.  Hindari menginap di musim hujan kalau anda ingin menghabiskan banyak waktu di luar tenda
6.  Bawa bekal cemilan, makanan berat atau minuman jika anda tidak ingin memesan layanan hotel karena letak mini market jauh dari lokasi tenda
7.  Bawalah baju hangat untuk berjaga-jaga jika udaranya sangat dingin

Itu pengalaman dan tips saya untuk glamping di Sari Ater Hotel, Lembang. Bagaimana dengan kamu? Sudah pernah ke Sari Hotel Lembang atau sedang mempertimbangkan glamping disana?









39 comments:

  1. Wow.. Ini yang kemarinnya kita habis mitap di missbee ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa say...senin setelah ketemuan di miss bee

      Delete
  2. Asiknya beraktivitas outdoor, anak2 pasti senang dih. Itu harganya di weekdays dan weekend tetap sama ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener bangeet...anak2 pasti hepi karena puas lari-lari dan cuacanya sejuk. banyak pilihan permainan. kalau liat diweb harganya sama

      Delete
  3. pengalaman menyenangkan kak
    seru bisa glamping saya biasanya campping seadanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iyaa nih...ini gak berasa camping sama sekali

      Delete
  4. Waaahhhhh kerennyaaaa
    Kapan ya saya jg bisa ke bandungggg
    Ihh mupengnyaaaaa mi

    ReplyDelete
  5. Jadi pengen camping di Sari Ater lagi nih setelah baca review nya Mbak. Btw udah coba Tanakita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum coba tanakita mba karena jauuuh dari makassar hehehe. keren yaa tanakita?

      Delete
  6. hhi mak lia thank you reviewnya ya... btw ratenya berapa ya? kalo yang ditulis diatas itu rate hotel biasa ya..
    ohya blognya sekarang makin keren euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama makbon. yang diatas itu rate glampingnya mak. makasi yaa sdh mampir :*)

      Delete
  7. Tips komplit nih .... :)

    Saya kira pindah mi alamat blog ta'. Mash proseskah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak ngerti juga kak. pas lagi pindah kali

      Delete
  8. wah seru mba naik ATV. itu untuk 3 putaran kira-kira berapa menit mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk anak kecil sekitar 30-45 menit. lumayan juga sih mba. yuuk dicobain

      Delete
  9. reviewnya bagus maklia, cuma kurang foto suasana di dalam tenda sama foto toiletnya.. penasaran mau tahu soalnya..btw thanks ya udah mau sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi sdh mampir maknik. iyaa nih maknik...foto yg 2 itu malah kehapus dr hp X_X

      Delete
  10. Replies
    1. iyaa mas cumi...cocok banget u yg manja kayak saya hehehe

      Delete
  11. Nicely done kak.. well written dan berasa ikutan liburan bareng kak lia juga baca blog ini...jadi kepengen coba juga..

    Semangattt ngeBlognya kak..

    ReplyDelete
  12. Kerennya >.< mau ta mi juga liburannnn

    ReplyDelete
  13. Seru mbak. Cocok nih kalau mau ajak anak2 belajar kemping dan mengenl alam. TFS :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mba...belajar mengenal alam tp gak tlalu ekstrim. makasi sdh mampir

      Delete
  14. Aaah enak nih berendam di thermal pool. Ngebayanin badan yg pegel lgs berasa enak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi ikutan ngebayangin juga...enak bgt apalg dingin2

      Delete
  15. Thx for the reccomendation..udah nyoba glamping di ciwideuy bandung n kayanya pengen nyoba dsni

    ReplyDelete
  16. asik ya mba.. kalo ada waktu bakalan ke sana nih sama keluarga..
    IG : shinejuwita

    ReplyDelete
  17. Wah seruuuu.. baru tau beneran kalo ada hotel seperti ini.. cocok banget buat ngajarin ke anak mengenal alam dg suasana yg nyaman
    Ig @astriliantivenyta

    ReplyDelete
  18. Dari dulu pengen banget ke lembang. Cuma sampe sekarang belum kesampean, padahal deket banget dari jakarta :( keluarga lebih suka ke puncak sih daripada bandung. Dulu study tour juga ke daerah bandungnya bukan lembang, tapi ke bagian lain. Aku lupa bagian mananya karena sepanjang perjalanan aku mabuk di bus. Oke abis baca tulisan ini fix mau ajak suami ke lembang buat maraton liburan akhir taun hihi (IG: annekeavrelovey)

    ReplyDelete
  19. Tq for review dan tips nya, bs jadi referensi
    Ig : @berlinsenjaya

    ReplyDelete
  20. Tq for informasi dan review nya bs jadi salah satu alternatif liburan
    Ig : @berlinsenjaya

    ReplyDelete
  21. Bs jd referensi nih, makasih infonya...
    Ig : @diana.ekawati

    ReplyDelete
  22. Iiih baru liaaat, udah lama pengen kesini maju mundur syantik terus hahahaha. TFS Lia, jadi aku bisa propose ke Abah kalau ntar ke Bandung lagi :D

    ReplyDelete
  23. Cakep banget tempatnya sis. Uuuuh, jadi kangen Bandung gara-gara ini.
    Keren!

    Salam kenal sis

    ReplyDelete

Hi...makasi sudah mampir. Tolong tinggalkan name/url yaa biar bisa saya BW balik. Maaf, Komentar yang berisi link hidup akan saya hapus :) Happy Reading

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...